Posted by: Haluan Harian | December 27, 2007

Warga Sungai Naning Memekik

PAYAKUMBUH, Haluan

Masyarakat tiga nagari, Baruah Gunung, Sei Naning dan Koto Tongah kecamatan Bukik Barisan mempertanyakan minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota terhadap perbaikan sarana umum jalan, terutama di kawasan nagari terujung.

 

Pasalnya jalan kabupaten pada ruas Suliki-Baruah Gunung tepatnya di nagari Sei Naning telah belasan hari mengalami longsor. Badan jalan aspal sepanjang 3 meter dengan lebar 2 meter terban masuk jurang dengan kedalaman 5 meter. Sampai Kamis (27/12) kemaren belum dapat perbaikan dari instansi terkait.

Anggota DPRD Limapuluh Kota daerah pemilihan kecamatan Bukik Barisan, Suliki dan Gunung Omeh, Syafrisman mengatakan, jika ruas jalan kabupaten itu terputus, maka akan menambah cost bagi warga untuk bepergian ke Payakumbuh. Karena ruas jalan lewat Sei Naning merupakan jalur terdekat ke baruah Gunung hanya berjarak 40 km.

Sedangkan bila melewati Koto Tinggi akan menempuh jarak sekitar 72 km, itupun harus menanggung resiko disebabkan beberapa titik ruas jalan masih mengalami kerusakan. Sebaiknya instansi terkait memperbaiki jalan yang longsor tersebut secepatnya supaya kerusakan jalan tidak bertambah parah, harap Syafrisman.

Ruas jalan kabupaten di Sei Naning tersebut, sudah lebih dari 10 hari mengalami longsor, herannya perbaikan jalan yang diharapkan masyarakat kurang mendapat perhatian dari instansi terkait yang sudah dilapori secara lisan.

“Bila tidak diperbaiki sesegeranya, kemungkinan besar longsoran badan jalan di lokasi itu akan bertambah parah. Dikawatirkan hubungan Suliki-Baruah Gunung lewat Sei Naning bakal terputus total,“ ujar Syafrisman. (zul)


Leave a response

Your response:

Categories